Redaksi Manggisan.ORG Situs www.manggisan.org adalah media online yang dikelola oleh santri FATIHUL ULUM Manggisan. Artikel tidak mencerminkan sikap resmi Pondok Pesantren Fatihul Ulum.

Berani bermimpi

1 min read

Manggisan.org – Berani bermimpi

“Mimpi adalah kunci untuk kita menaklukkan dunia. Berlarilah tanpa lelah sampai engkau meraihnya”

(Cuplikan lagu laskar pelangi)

Mimpi yang di maksud bukanlah mimpi disiang bolong dan bukan mimpi buruk atau mimpi indah yang terkadang datang kepada kita pada saat kita tertidur pulas. Mimpi yang dimaksud ialah mimpi-mimpi orang yang tak pernah kenal putus asa dan tak suka mengeluh seperti bayi yang rewel.

Kita harus berani bermimpi setinggi langit. Walaupun orang-orang disekitar kita mengatakan mimpi tersebut mustahil dan tidak mungkin terjadi. Jangan pernah berhenti bermimpi karena mendengar perkataan orang lain. Jika kata pepatah “Biarlah anjing terus mengonggong, kafilah tetap berlalu”. Maka, jangan biarkan para pengusik mimpi itu merusak impian kita! Biarlah perkataan mereka masuk telinga kanan dan keluar dari telinga kiri. Jangan kita simpan, apalagi memikirkannya. Ingat!

—Biarlah anjing terus menggonggong—

Tak sedikit diluar sana orang-orang yang dibodohi oleh pikirannya sendiri. Jadi, kita harus selalu menjaga dan mengatur alur pikiran kita untuk mimpi yang telah kita buat. Jangan sampai kita dibodohi juga oleh pikiran kita sendiri. Kata seorang bijak: “Ubahlah pikiranmu dan engkau akan mengubah dunia”.Berani bermimpi

Ajaklah pikiran kita untuk berani bermimpi, karena sesuatu yang hari ini tidak mungkin bisa menjadi mungkin bagi orang yang berani bermimpi. Dan hanya impian-impian yang berani yang akan mengubah dunia.

Hanya kita-lah yang mampu membuat hidup ini berjalan, duduk, diam, dan mati. Bukan berarti kita melenceng dari kekuasaan Tuhan yang maha kuasa. Tetapi, Tuhan menciptakan kita sebagai makhluk yang paling sempurna. Yang dimaksud “sempurna” disini ialah, Tuhan menciptakan kita lain dari pada yang lain. Jika Tuhan menciptakan malaikat mempunyai akal tetapi tidak dengan nafsu. Dan Tuhan juga menciptakan hewan mempunyai nafsu tetapi tidak dengan akal. Tapi, lain halnya dengan kita, Tuhan menciptakan manusia mempunyai akal dan juga nafsu. Maka, pada logikanya, dengan akal dan nafsu inilah kita bisa berjalan, duduk, diam, dan mati. Dan juga dengan akal dan nafsu inilah terkadang diri kita menjadi seorang yang baik, sopan dan disukai banyak orang. Dan karena akal dan nafsu juga kita akan menjadi sebaliknya.

Seorang penulis novel “Orang miskin dilarang sekolah” berkata:

“Cita-cita dibangun dari sebuah mimpi. Maka, jangan takut untuk bermimpi besar. Sebab orang yang tak punya mimpi berarti tak punya cita-cita”.

Setiap manusia pasti mempunyai mimpi atau keinginan menjadi presiden, artis, penyanyi, orang alim, dan banyak lagi. Namun, banyak orang mengubur impiannya karena impian tersebut dirampas oleh kata-kata: cepat menyerah, ragu-ragu, putus asa dan masih banyak kata-kata yang membuat impian kita redup dan sirna. Jadi hapuslah semua kata-kata tersebut. Dan “Beranilah untuk bermimpi”.

 

By: Ardiansyah, Bilik Gozali, Santri Fatihul Ulum Manggisan.

Redaksi Manggisan.ORG Situs www.manggisan.org adalah media online yang dikelola oleh santri FATIHUL ULUM Manggisan. Artikel tidak mencerminkan sikap resmi Pondok Pesantren Fatihul Ulum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *