Redaksi Manggisan.ORG Situs www.manggisan.org adalah media online yang dikelola oleh santri FATIHUL ULUM Manggisan. Artikel tidak mencerminkan sikap resmi Pondok Pesantren Fatihul Ulum.

Wajibkah Mengenakan Celana di Atas Pergelangan Kaki?

1 min read

Apakah Wajib mengenakan Celana Di atas Pergelangan kaki?

Pertanyaan: Ada begitu banyak kebingungan pada hal yang sederhana seperti celana panjang atau celana yang menutupi pergelangan kaki. Sementara seorang yang Alim berbeda menjelaskan hal ini berdasarkan sekolah pemikiran mereka sendiri, apa putusan otentik ini seperti dipandu/diajarkan oleh Nabi (saw)?Wajibkah Mengenakan Celana di Atas Pergelangan Kaki?

Jawaban: Tidak ada perbedaan pendapat di antara para ulama berkaitan dengan menutupi / tidak menutupi dari pergelangan kaki. Semua ulama, terlepas dari sekolah yang berbeda pemikiran mereka dan perbedaan dalam banyak masalah, tidak memiliki perbedaan pendapat dalam hal ini. Mereka semua dengan suara bulat setuju bahwa panjang garmen yang lebih rendah, yaitu celana / celana / izars dll harus di atas mata kaki untuk laki-laki. Oleh karena itu dilarang bagi pria untuk menutupi mata kaki mereka dengan pakaian mereka lebih rendah yaitu celana panjang / celana / izars dll Ada beberapa hadits otentik untuk mendukung putusan ini.

Dikisahkan Abu Huraira

Rasulullah (saw) mengatakan, “Allah tidak akan melihat, pada hari kiamat, pada orang yang menyeret sarung nya (di belakangnya) dari kesombongan dan keangkuhan.” (Sahih Bukhari, Vol. 7, Hadis no. 5788)

Mungkin ada beberapa Muslim yang cenderung berbeda pada subjek karena ketidaktahuan. Mereka berpendapat dengan mengatakan ‘Hadis mengatakan bahwa siapa pun yang menyeret Izar dari kesombongan dan keangkuhan akan dihukum di akhirat. Oleh karena itu kita tidak menyeret celana dari kesombongan dan keangkuhan ‘.

Namun, ada banyak hadits dimana Nabi telah menginstruksikan kata ambigu(sebaiknya) memakai sarung di atas pergelangan kaki tanpa menyebutkan aspek kebanggaan atau kesombongan. Salah satu hadits adalah sebagai berikut:

Dikisahkan Abu Huraira

Nabi berkata, “Bagian dari sarung yang menggantung di bawah pergelangan kaki adalah di neraka.” (Sahih Bukhari, Vol. 7, Hadis no. 678)

Dalam hadis yang dikutip di atas, ada instruksi umum untuk menjaga celana panjang di atas mata kaki, terlepas apakah itu keluar dari kebanggaan & arogansi atau tanpa kebanggaan & arogansi.

Selain itu, dapat klaim manusia untuk menjadi seperti rendah hati sebagai Nabi (saw)? Alhumdulillah, kita umat Islam percaya bahwa Nabi (saw) jauh lebih rendah hati daripada orang dari kita pernah bisa dan dia tidak pernah bisa menjadi seperti sombong & bangga karena kami bisa pada waktu tertentu. Ia dikirim sebagai rahmat (Al-Qur’an 21: 107) untuk semua makhluk, namun ia mengenakan pakaian bawahnya di atas pergelangan kaki. Oleh karena itu kita harus mematuhi perintah Nabi (saw) dalam rangka untuk mencapai kesejahteraan di akhirat. Nabi (saw) dilaporkan telah mengatakan:

“Semua pengikut saya akan masuk surga kecuali orang-orang yang menolak.” Mereka mengatakan, “Ya Rasulullah! Siapa yang akan menolak?” Ia mengatakan, “Siapa yang mematuhi saya akan masuk surga, dan siapa pun tidak mentaati saya adalah orang yang menolak (untuk memasukinya).” (Sahih Bukhari, Vol. 9, Hadis no. 384)

Dengan demikian, adalah tugas laki-laki Muslim untuk mengenakan celana / celana / izars(sarung) di atas pergelangan kaki. Dan Allah mengetahui yang terbaik.

Redaksi Manggisan.ORG Situs www.manggisan.org adalah media online yang dikelola oleh santri FATIHUL ULUM Manggisan. Artikel tidak mencerminkan sikap resmi Pondok Pesantren Fatihul Ulum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *